BERITA TERBARU
Kamis, 02 Mar 2017 15:53 WIB

Menkominfo Bicara Nasib Nokia 3310 Reborn di Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus/inet Foto: Agus/inet
Jakarta - Nokia 3310 baru saja dirilis dalam bentuk yang lebih segar pada ajang Mobile World Congress (MWC 2017) di Barcelona, Spanyol. Menkominfo pun membahas nasib ponsel legendaris itu apabila masuk ke Indonesia.

Seperti diketahui, Nokia 3310 reborn hanya mendukung jaringan 2G yang telah dimatikan di beberapa negara. Sedangkan Indonesia sendiri tengah menggencarkan penggunaan layanan 4G LTE sehingga bisa saja Nokia 3310 reborn waktu pengoperasiannya tidak begitu lama.

"Itu kan 2,5G. Ya, tapi kan waktunya paling cuma sedikit," ungkap Rudiantara ditemui di Gedung Kementerian Kominfo, Jakarta, Kamis, (2/3/2017), menanggapi nasib Nokia 3310 reborn bila masuk ke Indonesia.

"Karena kan biaya mengirim data menggunakan jaringan 2G itu 10 kali lebih mahal ketimbang menggunakan 4G. Akibatnya, mahal juga untuk masyarakat. Kita harus mikir bagaimana masyarakat, per megabitnya makin lama makin turun," tutur dia.


Pria yang akrab disapa Chief RA ini mengungkapkan bahwa pengguna 2G masih banyak. Di angka kisaran 30% dari sekitar total 170 juta pengguna ponsel yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Memang ada yang mampu (beli smartphone) tetapi masih menggunakan 2G, namun itu tujuannya lain," imbuhnya.

Meski demikian, jika nanti Nokia 3310 reborn ke Indonesia mungkin hanya menjadi tren sesaat. Terlebih masyarakat Indonesia yang terbilang cukup sering mengganti ponsel, ketika ada produk terbaru diluncurkan.

"Kalau masuk sekarang (Nokia 3310 reborn), kita harus lihat orang ganti ponsel berapa tahun sekali? Kalau Nokia 3310, terus orang ganti ponsel setahun sekali, berarti tahun depan gak dipakai lagi," jelasnya.

Nokia 3310 reborn ini kemungkinan masuk Indonesia. HMD Global selaku pemegang lisensi merek Nokia kabarnya tengah mengurus agar smartphone Android Nokia bisa segera dipasarkan di Indonesia, yang diduga didampingi oleh Nokia 3310 reborn. (fyk/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed