Selasa, 03 Jan 2017 13:25 WIB

CES 2017

Lenovo VR Menantang Oculus Rift di Las Vegas

Yudhianto - detikInet
Foto: istimewa/engadget Foto: istimewa/engadget
Jakarta - Oculus Rift dan HTC Vive patut waspada, pasalnya Lenovo disebut telah menyiapkan kacamata virtual reality (VR) yang tak kalah ciamik. Namun dengan banderol yang jauh lebih murah.

Bahkan konsumen yang sudah penasaran tak perlu menunggu lama untuk mendapat jawabannya. Sebab perangkat yang diketahui bernama Lenovo VR ini kabarnya akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan. Ya, gelaran Consumer Electronics Show (CES) 2017 disebut-sebut akan jadi lokasi kelahirannya.

Mungkin hal pertama yang bikin Lenovo VR menarik terletak di sisi harganya. Ketika Oculus Rift dan HTC Vive dihargai dengan banderol yang terbilang cukup tinggi, penggila VR bakal dimanjakan oleh Lenovo VR. Seperti detikINET kutip dari Engadget, Selasa (3/1/2017), produsen asal China itu kabarnya hanya akan membanderol Lenovo VR di angka USD 400 atau sekitar Rp 5,4 juta (USD 1 = Rp 13.500).

Seperti dua pesaingnya, Lenovo VR disiapkan untuk mengantisipasi game-game maupun aplikasi berbasis VR di platform Windows. Selain itu perangkat ini juga menyodorkan resolusi di angka 1.440 x 1.440 pixel lewat layar OLED yang diusung.

Lenovo VR Menantang Oculus Rift di Las VegasFoto: Lenovo VR/Engadget
Menariknya lagi, Lenovo juga telah membenamkan sepasang kamera di perangkat VR besutannya itu. Fungsi kedua kamera tersebut adalah untuk menentukan skala ruangan dalam pandangan penggunanya. Dengan begitu pengguna tak perlu kuatir membentur dinding atau barang-barang yang ada di sekitar ketika menggunakan Lenovo VR.

Sebuah informasi menyebut Lenovo menggunakan teknologi kamera berbasis Google Tango pada kedua kamera yang tertanam di kacamata VR bikinannya. Makin diperkuat tatkala Lenovo sudah punya Phab 2 Pro sebagai ponsel berteknologi Google Tango pertama di dunia.

Tak kalah menarik urusan desain di Lenovo VR. Meski kedengarannya sepele, pengguna bisa dengan mudah membuka bagian lensanya hanya dengan menggesernya ke atas. Di banyak kacamata VR lainnya, baik yang pasif maupun aktif, pengguna harus serta-merta melepas kacamata secara keseluruhan bila ingin mengintip kondisi di luar.

Menggunakan Lenovo VR, cukup geser ke atas untuk mengintip. Pengguna pun sepertinya tak akan kerepotan ketika melakukannya, karena bobot perangkat ini hanya berkisar 350 gram. Jauh lebih ringan dibanding HTC Vive yang mencapai 440 gram, atau selisihnya mendekati 1 kg. (yud/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed