Selain meminta pengguna Galaxy Note 7 untuk segera melakukan pengembalian, Samsung sudah melakukan banyak cara untuk menghindarkan konsumennya dari kejadian tak diinginkan. Salah satunya lewat update software yang menjaga pengisian baterai tak lebih dari 60%, sehingga bisa mencegah kasus terbakar.
Di Australia, cara Samsung malah lebih kejam lagi. Produsen Korea Selatan ini meminta operator seluler di sana untuk memblokir semua sambungan ke Galaxy Note 7. Praktis, phablet tersebut tak bisa berkomunikasi lewat jaringan seluler. Namun pengguna masih bisa mengakalinya lewat sambungan WiFi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Samsung Electronics akan merilis update pada 28 Desember, yang akan menguras baterai Galaxy Note 7 sampai nol persen. Pengguna Galaxy Note 7 yang belum mengikuti program pengembalian agar segera mem-backup datanya dan mematikan perangkat mereka," tulis Samsung Singapura.
Belum ada informasi mengenai negara-negara lainnya, namun sepertinya tak perlu menunggu lama sebelum kebijakan yang sama bakal ikut diterapkan.
Foto: Mindra Purnomo |
Foto: Mindra Purnomo