Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Asus & Oppo Bersaing Ketat di Indonesia

Asus & Oppo Bersaing Ketat di Indonesia


Adi Fida Rahman - detikInet

Foto: finoyk/detikcom
Jakarta - Meski belum bisa menyalip posisi Samsung sebagai penguasa pasar ponsel di Indonesia dan dikejar Oppo, kinerja Asus terbilang menggembirakan. Selama kuartal III 2016, penjualan mereka mengalami peningkatan.

Dalam data yang dirilis IDC, Asus berada di posisi ketiga setelah Samsung dan Oppo. Selama periode Juli hingga September, perusahaan yang berbasis di Taiwan itu menguasai 9,5% market share. Angka tersebut naik dari periode yang sama tahun lalu, di mana Asus menguasai 9,1%.

Prestasi gemilang berhasil ditorehkan Oppo yang terlibat persaingan panas dengan Asus. Vendor ponsel asal China itu berhasil naik hampir dua kali lipat sehingga tahun ini sukses menyalip Asus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kuartal III tahun lalu, Oppo menguasai 5,7% market share sehingga masih kalah dari Asus. Tapi setahun kemudian, mereka sudah mampu menguasai 10,3% pasar ponsel di Indonesia.

Samsung sendiri masih diperingkat teratas dengan market share 33,7%. Angka ini menurun dari periode yang sama tahun lalu, di mana perusahaan asal Korea Selatan ini mampu menguasai 38,4% pasar.

Di posisi empat dan lima ada Xiaomi dan Lenovo. Keduanya punya market share yang sama, yakni sebesar 7,4%.

Zenfone Go Paling Laku di Papua

Bicara penyebaran ponsel Zenfone di Indonesia, pulau Jawa masih menjadi pasar utama. Sebanyak 30% Zenfone di pasarkan di area Jabodetabek.

Kemudian di Jawa Timur sebesar 19,5%, diikuti Jawa Tengah dan Yogyakarta sebanyak 12%. Menariknya area Sulawesi, Maluku dan Papua punya kontribusi yang tidak kalah besar.

"Besarnya mencapai 6,25%. Ini lebih besar ketimbang beberapa area di Sumatera," jelas Muhammad Firman, Head of Public Relations and E-marketing kala mempresentasikan Zenfone 3 ZE552KL di Jakarta, Selasa (13/12/2016).

Lebih lanjut dikatakan dia, besarnya pasar di Sulawesi, Maluku dan Papua itu berkat Zenfone Go. Ponsel ini banyak diburu konsumen di kawasan tersebut. "Mungkin karena harganya lebih terjangkau, jadi paling diminati di sana," pungkas Firman. (afr/fyk)







Hide Ads