Vivo sendiri sebenarnya bukan pemain kemarin sore. Perusahaan ini mengklaim telah berhasil menjejaki peringkat lima besar produsen ponsel terlaku di Indonesia. Sehingga rencananya yang ingin jadi salah satu ponsel favorit orang Indonesia tak bisa dianggap sekadar isapan jempol.
Meski begitu Vivo tak ingin muluk-muluk menempati posisi teratas sebagai ponsel paling diburu. Perusahaan Tiongkok ini hanya berharap bisa menempati peringkat tiga besar Indonesia. Tapi yang membuatnya menarik adalah target waktunya. Vivo ingin hal tersebut tercapai di tahun 2017 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah strategi pun disiapkan Vivo untuk mencapai targetnya itu. Namun salah satu cara yang akan digeber adalah meningkatkan awareness dari merek Vivo sendiri. Hal ini dilakukan lantaran Vivo terbilang pemain baru di Indonesia.
"Supaya lebih dikenal, Kami akan sepenuhnya memanfaatkan penggunaan media televisi dan digital di Indonesia," imbuhnya.
Cara lain yang dilakukan Vivo adalah dengan menggandeng figur publik ternama seperti Agnez Mo. Penyanyi yang dikenal enerjik ini dipilih karena dianggap paling sesuai dengan visi yang diusung Vivo, yakni berjiwa muda dan fun.
"Enerjik, selalu memberi inspirasi dan punya value positif ke anak muda, itu alasannya," kata Edy Kusuma, Brand Manager Vivo Indonesia. (yud/fyk)