Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Note 7 Mati Muda, Bos BlackBerry Prihatin

Note 7 Mati Muda, Bos BlackBerry Prihatin


Fino Yurio Kristo - detikInet

Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji
Jakarta - Keputusan Samsung untuk menghentikan produksi dan penjualan Galaxy Note 7 mengguncang industri ponsel. Banyak pihak ikut berkomentar termasuk bos BlackBerry ini.

Alex Thurber, Senior Vice President of Global Devices Sales BlackBerry, mengaku turut prihatin melihat nasib malang Note 7. Ia tidak mau menganggap kematian Note 7 sebagai keuntungan bagi perusahaannya.

"Aku tak pernah menilai hal itu akan menciptakan peluang bagi kami, kupikir itu hanyalah situasi di mana orang-orang harus lebih waspada dengan apa yang mereka beli," kata Alex yang dikutip detikINET dari Globe and Mail, Rabu (26/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentu saja ini adalah sebuah tragedi untuk Samsung, tak seorangpun akan mengharapkan hal semacam itu terjadi pada kawan atau lawan, dan Samsung tentulah kawan, mereka adalah partner strategis yang hebat bagi kami," tambahnya.

Di sisi lain, tragedi Note 7 menurut Alex membuat BlackBerry lebih hati-hati dalam mengembangkan DTEK60, handset Android yang baru saja mereka luncurkan. Misalnya memastikan baterainya aman.

"Tentu saja kami membicarakan soal keamanan, bagaimana kami bisa memastikan mempunyai perangkat yang aman. Aku bahkan mempelajari banyak sekali soal baterai," pungkas dia.

Note 7 Mati Muda, Bos BlackBerry PrihatinFoto: Mindra Purnomo


(fyk/ash)





Hide Ads