CEO Turing Steve Chao mengacu pada harga ponsel mewah yang bisa ditawarkan hingga seharga USD 10 ribu atau sekitar Rp 129 juta (USD 1 = Rp 12.900). Menurutnya dengan banderol setinggi itu saja masih cukup banyak pengguna yang tertarik membeli. Apalagi Cadenza yang punya kelebihan di spesifikasinya yang super mewah.
"Kalau sebuah ponsel mewah bisa dijual di angka USD 10 ribu, kenapa ponsel kami tidak bisa dihargai dengan banderol yang masuk akal. Harga ponsel ini (Cardenza-red) mungkin malah bisa lebih murah dari harga dua atau tiga ponsel flagship," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan sebelumnya, perusahaan bernama Turing yang jarang terdengar tiba-tiba mengumumkan sebuah konsep ponsel yang disebutnya Cadenza. Mengusung sebutan Turing Cardenza, ponsel ini konon akan dibekali RAM 12 GB!
Tapi itu pun masih belum ada apa-apanya kalau melihat keseluruhan spesifikasinya. Menurut Turing Robotic Industries (TRI) selaku pembesutnya, Cadenza juga akan dibekali prosesor ganda. Bahkan prosesor yang dipilih adalah Snapdragon 830 yang sudah dalam pengembangan Qualcomm.
Bayangkan! Snapdragon 830 yang ditanam ganda dalam satu ponsel. Tak bisa dibayangkan seperti apa performanya kelak.
Masih ada lagi, kamera Cadenza juga dibekali kemampuan yang tak main-main, mencapai 60 MP. Turing menyebutnya sebagai iMAX 6K Quad Rear Camera dengan Triplet Lens. Bisa jadi maksudnya untuk mencapai kemampuan 60 MP, Cadenza dibekali empat kamera sekaligus di bodi belakangnya.
Adapun peluncurannya sendiri direncanakan bakal dilakukan pada tahun 2017 mendatang atau paling lambat 2018. (yud/ash)