Terutama untuk pengguna Galaxy S7, bahkan Samsung sampai mengirimkan semacam notifikasi langsung ke layar perangkat untuk meyakinkan kalau ponselnya tidak terpengaruh sama sekali dengan kasus yang dialami oleh Galaxy Note 7.
"Galaxy S7 anda adalah perangkat yang tidak terpengaruh sama sekali. Galaxy S7 tidak ditujukan untuk recall. Anda bisa melanjutkan penggunaan perangkat anda dengan normal," tulis Samsung dalam pesannya, seperti detikINET kutip dari GSM Arena.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi kalau mengacu pada prediksi keuntungan yang baru-baru ini dirilis Samsung, produsen asal Korea Selatan ini memperkirakan akan mengalami penurunan laba karena mematikan Note 7. Untuk kuartal III 2016, Samsung mengatakan keuntungan yang diterimanya akan berada di angka 5,2 triliun won atau sekitar Rp 60 triliun.
Angka tersebut lebih rendah dari keuntungan yang diterima Samsung di periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 7,39 triliun won atau senilai Rp 84 triliun. (yud/fyk)