Saat ditanya mengenai rencana perusahaannya untuk divisi mobile, President Lenovo Gianfranco Lanci mengatakan, masa depan Windows tidak jelas meski platform ini menarik. Hal ini membuat perusahaan yang akan menjadi mitranya harus berpikir dua kali untuk berinvestasi di Windows.
"Saya tidak yakin Microsoft akan terus mendukung Windows Phone ke depannya. Windows 10 adalah sistem operasi yang bagus dan bisa membuka peluang besar dalam menyegarkan pasar. Tapi dengan Windows Phone, sulit melihat bagaimana ke depannya," jelas Lanci seperti dikutip detikINET dari News Softpedia, Rabu (5/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ironisnya, Microsoft dalam berbagai kesempatan justru selalu menekankan berulang kali mengenai komitmennya terhadap Windows 10 Mobile. Raksasa software tersebut mengatakan akan terus bekerjasama dengan mitranya untuk perangkat Windows baru.
"Kami selalu memperhatikan konsumen kami, Windows Phone tak terkecuali. Kami akan terus mengupdate dan mendukung mitra OEM dan Lumia kami saar ini, dan tentu saja mengembangkan perangkat baru yang hebat," janji bos Windows Phone Terry Myerson awal tahun ini.
Karena ketidakjelasan strategi Microsoft, sejumlah pengamat menyarankan perusahaan asal Redmond, Washington, Amerika Serikat tersebut untuk memikirkan ulang pendekatan mereka dan melibatkan setiap orang dalam ekosistemnnya, termasuk pengguna, dengan memberikan lebih banyak informasi mengenai rencana jangka panjangnya. (rns/fyk)