Dikutip detikINET dari Bloomberg, Samsung akan memberi update software yang membatasi kapasitas baterai Note 7 hanya bisa diisi ulang sampai 60%. Itu dilakukan untuk mencegah overheat. Dan implementasinya pertama kali dilangsungkan bagi pengguna Note 7 di Korea Selatan.
"Kami berencana memberikan update software Galaxy Note 7 mulai 20 September. Langkah ini kami lakukan demi keamanan konsumen tapi kami meminta maaf untuk ketidaknyamanan yang ditimbulkan," demikian pernyataan Samsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Samsung tengah mempersiapkan unit baru Note 7 yang sudah terbebas dari masalah baterai. Ponsel pengganti rencananya sudah akan tersedia mulai tanggal 19 September.
Recall Galaxy Note 7 ini memang menjadi krisis besar di Samsung, yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di Korsel, Samsung sampai-sampai membuat iklan permintaan maaf di surat kabar di sana.
"Samsung Galaxy akan dilahirkan kembali sebagai sebuah brand yang dicintai dan dipercaya melalui kualitas kontrol yang lebih ketat," demikian salah satu kalimat di iklan tersebut.
(fyk/rns)