Layanan kirim barang ini dinamai dengan sebutan QLue-Jek. Konsep yang ditawarkan adalah pengiriman barang menggunakan drone yang dikendalikan oleh mantan pilot helikopter Basarnas. Qlue-Jek juga mengkombinasikan pengendaliannya dengan headset VR, sehingga pilot tetap bisa memantau keadaan sekitar drone ketika menerbangkannya.
Meski sempat terkagum-kagum dengan konsep tersebut, tetap terbesit keraguan apa teknologi ini benar-benar sudah siap diterapkan di langit Jakarta. Apalagi perusahaan sekelas Amazon yang juga ingin menawarkan konsep serupa saja sampai saat ini masih berkutat dengan uji coba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia pakai (drone) Phantom dan buatan China yang kecil. Boro-boro angkat barang, bawa kamera GoPro saja sudah kepayahan," kata Pria yang kerap dipanggil Dan tersebut, kepada detikINET.
Dan benar saja, tak ingin malah menimbulkan polemik, penggarap aplikai Qlue pun langsung melontarkan konfirmasi. Dipastikan kalau Qlue-Jek hanyalah lelucon dengan tujuan merayakan April Mop.
Namun lewat situ Qlue juga ingin mengajak masyarakat Indonesia agar berani mengudarakan mimpi dan #BERANIBERUBAH dalam menemukan sebuah solusi teknologi digital masa depan. Harapannya adalah bisa membuka pikiran masyarakat Jakarta untuk berani memulai inovasi dan memacu ide-ide kreatif untuk memberikan perubahan positif bagi kota tempat tinggalnya.
"Ini benar-benar kami lakukan sebagai ajakan dan seru-seruan bersama QLUErs, bukan bertujuan untuk merugikan masyarakat luas.. Meski kebetulan memang bertepatan dengan momen April Mop," jelas Qlue lewat keterangan resminya.
(yud/yud)