Seperti diberitakan sebelumnya, Apple diminta FBI untuk melakukan unlock iPhone milik tersangka pembunuhan massal di San Bernadino, untuk mendapatkan bukti. Apple menolak dengan alasan perlindungan privasi konsumen sehingga kasus ini diproses di pengadilan.
Sekitar 40 perusahaan teknologi termasuk Microsoft, Yahoo, Google, Facebook sampai Dropbox menyatakan dukungannya secara formal pada Apple di pengadilan. Ini artinya mereka siap dimintai keterangan atau informasi untuk memperkuat argumen Apple.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memastikan rasa percaya pada produk dan layanan kami adalah prioritas top. Ponsel kami disertai enskripsi yang melindungi privasi dan konten dan tak memiliki backdoor. Jika diminta melakukannya dan sesuai dengan hukum, kami akan bekerjasama dengan penegak hukum pemerintah. Namun setiap permintaan untuk membuat backdoor bisa melemahkan kepercayaan konsumen," kata Samsung.
Apple sendiri berterima kasih dengan banyaknya dukungan dalam kasus ini. "Kami terkesan dengan banjir dukungan yang kami terima dari konsumen, kolega kami di bisnis, organisasi nirlaba, komunitas sekuriti dan masih banyak lagi," kata Bruce Sewell, pejabat hukum Apple.
"Mereka yang mendukung di pengadilan memahami bahwa kasus ini bukan tentang sebuah ponsel, ini tentang masa depan dan bagaimana kami melindungi keamanan serta privasi kita semua," tambahnya. (fyk/fyk)