Tidak seperti Microsoft yang sudah menjelma menjadi perusahaan raksasa, Meta sejatinya adalah perusahaan startup. Meski demikian, Meta memiliki ambisi yang sama dengan Microsoft, yakni mengembangkan headset augmented reality.
Hal ini kemudian dibuktikan dengan pengumuman headset virtual reality yang diberi nama Meta 2. Pengumuman tersebut bahkan dilakukan dua hari setelah Microsoft mengumumkan harga headset augmented reality, HoloLens yang ditujukan untuk keperluan developer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau sama-sama headset augmented reality, baik HoloLens maupun Meta 2 memiliki perbedaan yang cukup besar. Meta 2 bekerja dengan menyambungkannya dengan komputer (mirip headset Oculus Rift dan HTC Vive). Sedangkan HoloLens sudah built-in PC.
Pun begitu, fungsinya tetap sama yakni memproyeksikan augmented reality. Toh dari segi harga, Meta 2 jauh lebih murah ketimbang HoloLens. Bila tak mau merogoh kocek Rp 39 juta, mungkin Rp 12 juta milik Meta 2 bisa jadi harga yang lebih masuk budget Anda bukan? (mag/rou)