Bicara ketertarikan Google akan virtual reality memang sudah dibuktikan dengan merilis Cardboard di tahun 2014. Namun, bila dibandingkan dengan perangkat kompetitor, kotak kardus milik Google itu tidak ada apa-apanya.
Melihat persaingan yang memanas, Google pun gerah. Di bulan Januari 2016 lalu perusahaan berbasis di Mountain View, Amerika Serikat ini langsung membentuk sebuah divisi yang fokus menangani virtual reality.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, perangkat yang dimaksud tidak seperti ditujukan untuk bersaing dengan Oculus Rift, tapi lebih kepada Samsung Gear VR. Ini artinya, pengguna membutuhkan ponsel untuk mentenagai headset virtual reality miliknya, tidak seperti Oculus Rift yang memang sudah memiliki layar dan sensor sendiri.
Dengan begitu, dari apa yang diucapkan oleh sumber disimpulkan bahwa ini mirip dengan Cardboard. Hanya saja sedikit naik level, dimana yang tadinya kardus mungkin nanti akan selevel dengan Samsung Gear VR. (mag/ash)