Rabu, 27 Jan 2016 12:16 WIB

XL dan Indosat Belum Ikut Blokir Netflix

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: Istimewa
FOKUS BERITA Telkom Blokir Netflix
Jakarta - Operator seluler XL Axiata belum mau mengikuti jejak Telkomsel dan induknya, Telkom Group, yang memutuskan untuk memblokir layanan video streaming Netflix per hari ini, Rabu 27 Januari 2016.

"Sampai saat ini kita tidak blokir Netflix karena belum ada arahan untuk pemblokiran," ujar Tri Wahyuningsih, General Manager Corporate Communication XL Axiata saat berbincang dengan detikINET, Rabu (27/1/2016).

Ia justru mengakui telah terjadi lonjakan akses data yang signifikan sejak Netflix membuka aksesnya untuk wilayah Indonesia. Rata-rata tiap pelanggan XL mengakses Netflix dengan menghabiskan kuota internet 800 MB per hari.

"Pelanggan yang akses Netflix sejak tiga hari pertama setelah launching rata-rata di atas 10 ribu pelanggan. Itu naik lebih dari 1.000%. Kalau sekarang, seminggu setelah launch, rata-rata tinggal lima ribuan pelanggan," ungkapnya.

Sementara President Director & CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli juga mengaku tak mau ikut-ikutan Telkom untuk memblokir Netflix. Alasannya juga karena belum ada aturannya.

"Lebih hati-hatilah. Apa bedanya YouTube sama Netflix. Lagian Telkomsel blok nggak, atau cuma Telkom doang? Sejauh ini dicoba masih bisa tuh. Indihome dicek juga masih bisa," ujarnya kepada detikINET dalam kesempatan terpisah.

Telkom Group, menurut Direktur Konsumer Telkom Dian Rachmawan, mengatakan Netflix diblokir karena dianggap tidak memenuhi regulasi di Indonesia dan banyak memuat konten berbau pornografi.

Dijelaskannya, jika ada kerjasama antara Netflix dan Telkom maka konten yang mengandung kekerasan dan pornografi bisa tersaring untuk pelanggan IndiHome, wiFi.id, dan Telkomsel.

"Kalau kerjasama langsung, kita bisa kelola Netflix melalui platform yang dimiliki Telkom. Aksi blokir ini tak akan berdampak ke pelanggan kami, mereka (Netflix) masih kecil di sini. Mumpung masih kecil, kita ajarin ikut aturan di sini," pungkasnya.

Sebelumnya, Menkominfo Rudiantara memberikan kelonggaran bagi Netflix memenuhi aturan di Indonesia sebelum habis masa promosinya yakni 7 Februari 2016 mendatang.

Ia mengatakan bahwa Netflix harus berbadan hukum tetap atau bekerja sama dengan operator telekomunikasi di Indonesia. Opsi lain yang ditawarkan adalah Netflix harus memiliki izin sebagai penyelenggara penyedia konten. (rou/ash)
FOKUS BERITA Telkom Blokir Netflix