Gelaran Consumer Electronics Show (CES) 2016 dijadikan Dell sebagai panggung untuk memamerkan laptop jagoan terbarunya. Vendor AS itu memboyong deretan komputer jinjing yang diposisikan untuk pebisnis dan pemburu sistem konvertibel alias 2 in 1.
Dell merilis tiga laptop anyar dari seri Latitude 7000 dan 5000, yang semuanya mempunyai ukuran layar yang berbeda. Contohnya Latitude 5000, yang tersedia dalam ukuran layar 12,5, 14 dan 15,6 inch.
Sementara Latitude 7000 mempunyai pilihan ukuran layar 12,5, 13, dan 14 inch. Seri ini adalah laptop flagship Dell untuk kalangan profesional dan pebisnis. Latitude 7000 dibuat dengan bodi sangat tipis dan ringan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun yang paling tipis dan ringan adalah Latitude 13 7000, yang berat dan tebalnya hanya 1,4 cm dan 1 kg. Khusus untuk versi ini, pilihan prosesor yang bisa dipakai hanyalah Intel Core m7 generasi ke-6 dan dua jenis layar, yaitu dengan resolusi 1.920x1.080 pixel dan 3.200x1.800 pixel.
"Semua laptop yang kami luncurkan hari ini punya bobot sangat ringan. Sehingga pengguna bisa tetap produktif saat berada di perjalanan. Tujuan kami adalah untuk meningkatkan produktivitas, siapapun mereka dan di manapun mereka," ujar Kirk Schell, VP Commercial PC Product Group Dell, dalam konferensi persnya di Venetian Hotel, Las Vegas, Rabu (6/1/2016), yang dihadiri oleh detikINET.
Sementara untuk versi lain punya bermacam konfigurasi yang bisa dipilih. Prosesor terkencang yang bisa dipakainya adalah Intel Core i7 generasi ke-6. Selain itu ada RAM dengan kapasitas maksimal 16 GB dan layar sentuh 1080p.
Untuk seri 12 dan 14 langsung akan tersedia di rak-rak toko Amerika dengan harga mulai USD 1.079 . Sementara Latitude 13 dihargai mulai USD 1.299 dan akan diluncurkan pada 8 Maret 2016.