Seperti detikINET kutip dari surat kabar asal Jepang, Nikkei, Selasa (22/12/2015), Sony saat ini fokus meningkatkan efisiensi baterai gadget hingga 40%. Baterai berbahan magnesium-sulfur dan lithium-sulfur sedang disiapkan Sony untuk menggantikan baterai saat ini yang menggunakan bahan dasar lithium-ion.
Baterai smartphone yang berlapis-lapis akan menjadi target utama produk buatan Sony ini. Namun konsumen mesti bersabar untuk memiliki ponsel dengan baterai ini, karena Sony baru akan menjualnya pada 2020.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(rns/rou)