Kedua vendor ponsel Android ini melakukan sindiran lewat akun resmi Twitter masing-masing. Mereka membandingkan casing baterai tersebut dengan produk andalannya.
Asus membandingkan iPhone yang dikombinasikan Smart Battery Case dengan Zenfone Max. Dalam keterangannya, ponsel Asus itu mampu bertahan 37 jam untuk talk time, sementara iPhone hanya 25 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lain halnya dengan LG, perusahaan asal Korea Selatan itu melakukan sindirian secara tersirat. Mereka lebih mengomentari soal desain Smart Battery Case yang dinilai kurang menarik yang pernah dibuat oleh Apple.
LG menuliskan 'Tidak Ada Benjolan, Hanya Merinding' disertakan dengan gambar ponse V10 dan #thehumps.
Wajar saja bila LG tidak mencemooh kapasitas baterai seperti yang dilakukan Asus dan lebih mengomentari desain. Pasalnya kapasitas V10 hanya 3.000 mAh. Sementara kombinasi iPhone 6 dan casing baterainya 3.492 mAh.
Bicara soal Smart Battery Case sendiri, aksesoris ini merupakan powerbank yang didesain khusus agar mudah dibawa dan tanpa merusak tampilan iPhone.
Casenya dibuat dari microfiber yang tidak hanya lembut saat digenggam, namun juga melindungi iPhone dari benturan. Dalam sekali isi ulang, Smart Battery Case bisa memberikan tenaga tambahan iPhone 6 ataupun 6S.
Menariknya, pengguna dapat mengetahui status berapa kapasitas baterai yang tersisa dalam Smart Battery Case ini. Notifikasinya dapat dilihat langsung melalui Lockscreen atau Notification Center.
Hadir dalam dua pilihan warna putih dan abu-abu. Apple membanderol Smart Battery Case ini seharga USD 99 atau sekitar Rp 1,4 juta.
(afr/rou)