Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Lenovo Tak Melihat Ancaman ZUK

Lenovo Tak Melihat Ancaman ZUK


Muhammad Alif Goenawan - detikInet

(rou/detikINET)
Jakarta -

Terhitung sejak awal Desember 2015, ZUK, anak usaha Lenovo resmi mengekspansi bisnisnya ke Indonesia. Sebagai saudara, sedikit banyak kehadiran ZUK harusnya bakal mengusik pasar Lenovo.

Diberondong pertanyaan seperti itu, Miranda Vania Warokka, Marketing Lenovo Indonesia, mengatakan bahwa antara Lenovo dan ZUK memiliki pangsa pasarb erbeda.

"Sampai saat ini kami belum melihat itu sebagai persaingan head to head. Hal ini karena masing-masing brand punya target market yang beda," ujar Miranda ketika ditemui di campaign 4G Parade di De Leila, Jakarta, Selasa (8/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ramaikan pasar gadget di Tanah Air, ZUK lebih menyasar segmen pengguna gadget di kalangan menengah ke bawah. Sementara itu, Lenovo sendiri meski memiliki pangsa pasar hampir di semua segmen, namun Miranda mengatakan bahwa pasarnya lebih ke arah pengguna millenial alias kalangan muda.

Tak hanya itu, walau masih 'adik bungsu', Lenovo mengaku tidak ikut campur bisnis ZUK di Indonesia. "Terus terang ZUK masuk ke Indonesia tidak melalui Lenovo Indonesia. Jadi kami tidak meng-handle impornya, campaign, maupun distribusinya. Mereka menangani sendiri," terang Miranda.

Begitu pula dengan urusan Total Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk ponsel 4G sebesar 30% di tahun 2017 yang dicanangkan oleh pemerintah.

"Soal TKDN yang kami hadapi saat ini hanya untuk Lenovo. Pabrikasi atau perakitan kami di Tangerang, Banten pun hanya untuk Lenovo. Jadi untuk saat ini belum ada kabar apakah ZUK juga akan numpang rakit di pabrik Lenovo atau tidak," pungkas Miranda.

(mag/ash)







Hide Ads