Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Kakek Ini Mengaku Kulitnya Terbakar Apple Watch

Kakek Ini Mengaku Kulitnya Terbakar Apple Watch


Anggoro Suryo - detikInet

Jakarta - Seorang kakek asal Denmark mengklaim bahwa kulit tangannya terbakar setelah Apple Watch yang dipakainya mendadak menjadi panas. Si kakek bahkan mengaku bahwa ia sempat mencium bau kulit terbakar saat kejadian itu berlangsung.

Kejadian ini berawal ketika Jorgen Mouritzen -- nama kakek itu -- tengah berada di sebuah pertemuan. Lalu tiba-tiba ia merasakan sakit di pergelangannya, yang diikuti dengan bau gosong yang mendadak muncul.

Lalu Mouritzen melihat tali jamnya membara, layaknya sedang dialiri oleh listrik bertegangan tinggi. Ini membuat tali jam tangan itu menjadi panas dan membakar pergelangannya. "Aku bisa mencium bau gosong saat itu," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Suhu tali jam itu sudah sangat panas saat aku mencoba melepasnya dari tanganku, jariku bahkan ikut-ikutan terbakar," lanjut Mouritzen, dikutip detikINET dari Daily Mail, Rabu (25/11/2015).



Mouritzen sudah melaporkan kejadian ini ke Apple. Namun kakek ini mengaku belum mendapat balasan apapun dari perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat itu.

Tapi ternyata pihak Apple menyebut bahwa mereka sudah menyelidiki insiden yang melibatkan Apple Watch milik Mouritzen. Mereka mengaku tak menemukan bukti apapun yang bisa menyebabkan luka bakar itu.

Ada juga pihak yang menyebut bahwa tali jam yang terbakar itu disebabkan oleh panas yang berasal dari luar. Pasalnya, tak ada komponen elektronik aktif yang ada di tali jam itu, jadi tak mungkin tali jam itu bisa menjadi panas dan menyebabkan luka bakar.

Sementara Mouritzen mengaku bahwa tak ada hal lain di sekitar tangannya itu yang bisa membuat tali jamnya itu memanas, kecuali Apple Watch itu sendiri. "Tapi pihak Apple belum menjelaskan apapun kepadaku," kilah Mouritzen.

Kakek ini menambahkan bahwa ia sebenarnya seorang fanboy Apple dan mengaku kejadian ini sedikit mengurangi kekagumannya terhadap Apple. "Aku menyukai jam ini dan suka dengan produk Apple lainnya dan aku yakin kejadian ini sangat jarang terjadi," pungkasnya.

"Namun aku agak kaget karena mereka (Apple) membutuhkan waktu yang lama untuk membantu konsumen seperti aku," tutupnya.

Kejadian yang dialami oleh Mouritzen ini bukan yang pertama kalinya. Sejumlah pengguna Apple Watch lain pernah melaporkan kejadian serupa, yaitu kulitnya yang terbakar ataupun timbul ruam layaknya sebuah alergi.

Alergi ini mungkin disebabkan oleh bahan nikel yang terdapat di beberapa jenis Apple Watch. Termasuk Sport, beberapa jenis tali jam yang terbuat dari stainless steel, dan semua magnet yang ada memang mengandung nikel.

Apple menyebut bahwa mereka sudah mengikuti regulasi yang ada, sehingga bahan nikel itu disebut tak akan menjadi sebuah masalah. Namun tetap saja Apple memposting sebuah peringatan soal reaksi-reaksi kulit yang bisa terjadi setelah menggunakan Apple Watch di situs dukungan Apple.

(asj/fyk)







Hide Ads