Dilansir Times of India, Senin (9/11/2015), para ilmuwan di University of Tokyo dan Japan Synchrotron Radiation Research Institute menggunakan metode yang mereka sebut aerodynamic levitation. Cara ini menghasilkan material kaca dengan kandungan oksida alumunium ekstra.
Jenis kaca yang tahan banting sangat bermanfaat untuk berbagai industri. Pengaplikasiannya sangat luas, mulai dari kaca mobil otomatis, kaca gedung pencakar langit hingga smartphone dan tablet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di industri gadget, Corning dengan Gorilla Glass-nya menjadi yang paling populer digunakan sebagai pelapis layar ponsel dan tablet saat ini. Corning pun terus mencoba mengembangkan material kaca yang lebih kuat.
Beberapa bulan lalu, Corning memamerkan bahan kaca teranyarnya yang diberi nama Project Phire. Kaca ini dikatakan mempunyai kombinasi keunggulan dari kaca safir dan Gorilla Glass 4. Yaitu akan sekuat Gorilla Glass 4 dalam hal menahan benturan, pun punya ketahanan terhadap goresan yang nyaris sekuat kaca safir.
Ketika kaca hasil temuan para ilmuwan Jepang dikomersilkan. Bukan tidak mungkin material atau metodenya ini akan menyaingi kaca yang dibuat Corning di pasaran.
(rns/ash)