Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Qualcomm Nyerah di Bisnis Augmented Reality

Qualcomm Nyerah di Bisnis Augmented Reality


Anggoro Suryo Jati - detikInet

Ilustrasi, (gettyimages)
Jakarta -

Qualcomm memang sempat menseriusi bisnis augmented reality (AR) sejak beberapa tahun lalu. Namun entah kenapa, kini mereka malah menjual unit bisnis tersebut ke sebuah perusahaan internet of things (IoT) bernama PTC.

Tak diungkap berapa uang yang dibayarkan oleh PTC untuk mengambil alih unit bisnis AR tersebut dari Qualcomm. Yang jelas, PTC mengambil alih semua bagian yang ada di unit bisnis tersebut, termasuk ekosistem developer, dikutip detikINET dari Engadget, Selasa (13/10/2015).

Ekosistem developer yang dimaksud ini termasuk ke dalam plaform Vuforia, sebuah platform software development kit (SDK) untuk AR. Vuforia tersebut sudah berjalan selama lima tahun ke belakang dan digunakan di beberapa proyek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Vuforia dibuat untuk membantu developer dan berbagai partner untuk membuat pengalaman menggunakan AR. Namun tak jelas apakah PTC akan kembali melanjutkan penggunaan Vuforia setelah unit bisnis AR tersebut mereka pegang.

"(Kami-red) akan melanjutkan untuk mengembangkan teknologi komputer yang akan membuka bermacam jenis penggunaan bagi konsumen dan bisnis di seluruh dunia," tulis Qualcomm dalam pernyataan resminya pascapenjualan unit bisnis AR tersebut.

(asj/ash)







Hide Ads