CEO Acer Jason Chen, seperti dilansir Digitimes, Selasa (8/9/2015) mengatakan, perusahaannya akan menjajal bisnis robotik sebelum akhir tahun ini.
"Namun saya akui bahwa bisnis ini membutuhkan waktu untuk berkembang. Dan ini tidak akan mendatangkan keuntungan bagi Acer dalam dua atau tiga tahun dari sekarang," sebutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dipamerkan tahun lalu, Jibo menarik perhatian dan berhasil meraup dana pengembangan lebih dari USD 3 juta. Robot mungil ini disebut-sebut sebagai robot keluarga yang sempurna dan mirip Eve di film Wall-E besutan Pixar.
Saat ini, robot Jibo masih dalam bentuk prototype. Cynthia Breazeal inisiator proyek ini, berencana akan memenuhi pesanan Jibo pada April atau Mei 2016.
Melihat potensi Jibo, sejumlah perusahaan tertarik untuk berinvestasi. KDDI Jepang dan LG adalah salah dua di antaranya. Acer menjadi perusahaan berikutnya yang juga berminat 'membesarkan' Jibo.
Chen mengatakan dirinya ingin Acer bergabung dengan sistem penjualan Jibo di Asia dan mengasosiasikan merknya dengan Jibo entah bagaimana caranya.
Selain Jibo, Acer juga ingin divisi R&D robotik Acer yang baru dibentuk berevolusi di sektor enterprise. Diharapkan divisi ini dapat membantu Acer mengembangkan ekosistem Internet of Things (IoT).
(rns/ash)