Jauh-jauh datang dari Sillicon Valley, Obi Mobiles pun tak mau jika jualannya di Indonesia sia-sia. Maka dari itu, ia pun telah menyiapkan berbagai macam strategi jitu agar sukses berjualan.
"Yang pasti pertama-tama kami akan melakukan brand awarness dulu, bahwa ini dia Obi Mobiles. Namun, kami sepertinya tidak akan beriklan secara besar-besaran apalagi iklan di media yang kami sadar tidak murah," ujar Head of Global Marketing Obi Mobiles, Karthik Rajeshwaran di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (30/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, Obi Mobiles pun menyadari pentingnya after sales dalam berjualan smartphone. Karenanya, Obi Mobiles akan menggandeng mitra distributor lokal, Star Cell untuk pelayanan service center di Indonesia.
"Kami paham jika after sales itu penting. Kami pun sudah melakukan penjajakan dengan Star Cell, dimana nantinya service centre akan tersebar di beberapa kota, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan beberapa kota lainnya," tambah Karthik.
Hingga saat ini, Obi Mobiles kurang lebih sudah berjalan selama satu tahun. Produknya pun sudah rilis sebanyak enam model yang tersebar di kurang lebih delapan negara dengan pasar terbesar India dan Dubai.
Adapun negara-negara yang menjadi tempat sasaran Obi Mobiles berjualan adalah negara dengan market pengguna smartphone usia remaja. "Di Indonesia kami melihat rata-rata pengguna smartphone usia remaja. Inilah yang menjadi salah satu alasan kami untuk memijakkan kaki di sini," pungkasnya.
(rou/rou)