Dilihat dari bentuknya, Oculus Touch memang memiliki bentuk yang tak lazim dengan kontroler pada umumnya. Dengan mengusung permukaan yang bundar, Oculus Touch terdiri dari dua kontroler yang dipakai di masing-masing tangan, kiri dan kanan.
Masing-masing kontroler dibekali dengan stik analog tradisional, dua tombol, dan sebuah analog trigger. Analog trigger atau secara harfiah berarti pemicu ini berfungsi untuk memicu getaran atau feedback yang ditimbulkan dari permainan. Oleh Oculus hal ini disebut hand trigger.
Oculus Touch ini juga dilengkapi dengan kemampuan tracking. Oleh Oculus, kemampuan tracking-nya dirancang untuk berbagai macam pola natural tangan, seperti menunjuk, melambaikan tangan, hingga mengacungkan jempol, seperti dijelaskan oleh Pendiri Oculus, Luckey Palmer.
"Kami telah menggarap gamepad ini selama bertahun-tahun dan mereka telah membuktikan jika Anda dapat dengan mudah membuat konten yang benar-benar menarik dengan gamepad tersebut," ujar Luckey dikutip detikINET dari Gamespot, Sabtu (13/6/2015).
Luckey mendeskripsikan Oculus Touch sebagai sebuah perangkat yang mampu merepresentasikan gerakan tangan. "Sekali tangan Anda terlibat, Anda benar-benar memerlukan tracking untuk menjadi sempurna dan akurat," tambahnya.
(fyk/fyk)