Di ajang Apple Worldwide Developer Conference (WWDC) 2015, Vice President of Software Engineering Apple, Craig Federighi, mengatakan bahwa Proactive Assistant ini akan memprediksi apa yang akan dicari oleh pengguna iOS berdasarkan sejumlah hal.
Mulai dari lokasi, waktu, aplikasi yang dibuka, dan lainnya. Dalam keynotenya, Federighi juga mencontohkan, ketika menggunakan iPhone di pagi hari, iOS akan menyarankan sejumlah aplikasi yang biasa diakses pada pagi hari.
Misalnya, Siri akan menyarankan sejumlah lagu yang bisa dimainkan ketika penggunanya memasang headphone ke dalam iPhone. Pun aplikasi Calendar bisa memprediksi waktu yang tepat untuk berangkat sesuai dengan kondisi lalu lintas yang ada.
Saat menerima telepon dari nomor yang tak tersimpan di phonebook pun, perangkat iOS 9 bisa memprediksi siapa si penelpon itu dengan melakukan pencarian nomor dari dalam email yang diterima oleh pengguna.
Beberapa hal di atas sebelumnya sudah tersedia di Google Now, dan sekarang bisa dilakukan di iOS. Namun perlu diingat, Google sudah 'memperkuat' asisten digitalnya itu, dengan Now on Tap, yang mereka perkenalkan di ajang Google I/O 2015 yang digelar beberapa minggu lalu.
Namun Apple punya sebuah aspek yang menurut mereka jadi keunggulan utama dari Proactive Assistant, yaitu privasi. Mereka menyebut bahwa semua data yang dikumpulkan ini hanya tersimpan di dalam perangkat pengguna.
Data tersebut tidak akan terhubung dengan layanan Apple, ataupun Apple ID. Dan yang paling penting, tak akan dibagikan ke pihak ketiga. Setengah menyindir, di akhir presentasinya, Federighi bilang, "dan kenapa kamu (masih) mau melakukan itu -- memberikan data ke orang lain?"
(rou/rou)