Dilema, begitu kira-kira yang mungkin bakal terjadi selanjutnya terkait nama produk tersebut. Sekarang bayangkan, jika Daum Kakao nantinya tetap menggunakan nama Path dan Path Talk, bukankah bisa menimbulkan kerancuan soal brand product dan nama perusahaan Path Inc?
Secara tak langsung Path menyadari potensi kerancuan ini. Melalu juru bicaranya, mereka menegaskan tengah mempertimbangkan soal masa depan nama dari dua produk yang baru saja dibelinya tersebut.
"Ini (soal nama-red.) merupakan sesuatu yang masih dipertimbangkan. Bagaimanapun belum ada keputusan yang dibuat sampai sekarang," kata juru bicara Path kepada detikINET.
Jika nama tersebut -- Path dan Path Talk -- kemudian diganti tentu akan menjadi tantangan sendiri bagi Daum Kakao untuk memberikan edukasi lagi bagi pengguna. Sebab nama Path sejatinya sudah kadung nempel di kepala pengguna, khususnya di Asia Tenggara.
Kondisi serupa sejatinya sempat terjadi saat kesepakatan akuisisi antara Microsoft dan Nokia. Kala itu, Microsoft membeli unit bisnis ponsel Nokia senilai USD 7,17 miliar.
Dalam perjalanannya, Microsoft pelan-pelan harus melepas brand 'Nokia' dari unit bisnis ponsel yang dibelinya tersebut. Adapun nama yang dikedepankan adalah 'Lumia'.
Kembali ke Path Inc dan Daum Kakao, entah bagaimana kesepakatan kedua perusahaan. Yang pasti kelanjutan kesepakatan akuisisi dari keduanya benar-benar ditunggu pengguna, khususnya di Indonesia.
(Ardhi Suryadhi/Ardhi Suryadhi)