Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Pabrik di Cakung Dongkrak Produksi Gadget Axioo 300%

Pabrik di Cakung Dongkrak Produksi Gadget Axioo 300%


Yudhianto - detikInet

Ilustrasi (yud/detikINET)
Jakarta - Axioo saat ini masih mengandalkan produksi di pabriknya yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara. Namun ke depannya produsen lokal ini bakal memindahkan basis produksinya ke pabrik barunya di Cakung, Jakarta Timur demi mengejar kapasitas produksi berlimpah.

Sebab di pabriknya saat ini, Axioo menyebut hanya punya satu lini produksi. Pun demikian, satu lini itu disebut punya kapasitas produksi lumayan, mencapai seribu unit per harinya.

Sedangkan dengan dibangunnya pabrik baru di Cakung, Axioo berharap bisa melipatgandakan kapasitas produksinya. Aam Imanullah, National Sales Head PT Tera Data Indonusa, selaku distributor Axioo mengatakan, pabrik di Cakung bakal punya luas 11 ribu meter persegi.

Dengan luas sebesar itu Axioo berharap bakal punya 12 lini produksi. Tapi memang tak akan seluruh lini produksi itu dipakai oleh Axioo. Aam menyebut Axioo kemungkinan baru akan memakai tiga lini, yang mana hal itu sudah cukup untuk mendongkrak produksi Axioo hingga 300% atau tiga kali lipat.

Pabrik baru Axioo sendiri sejatinya tak sepenuhnya bakal digunakan oleh produsen lokal ini. Aam menyebut pabrik Axioo di Cakung juga akan berperan sebagai Electronic Manufacturing Service (EMS). Artinya produsen ponsel lain bisa menggunakan fasilitas perakitan Axioo untuk memproduksi ponsel besutannya.

β€œJadi nantinya memang seperti Electronic Manufacturing Service (EMS). Selain digunakan Axioo sendiri, pabrik di Cakung juga bisa digunakan fasilitasnya oleh produsen ponsel lain,” ujar Aam, di sela-sela peluncuran Picophone, di restoran Sinou, Panglima Polim, Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Namun Aam melanjutkan untuk tahun 2015 ini Axioo tak akan terlalu agresif merilis produk baru, disebutnya Axioo akan lebih fokus untuk mempertahankan brand. Alasannya adalah karena penjualan perangkat mobile yang tengah menurun saat ini.

β€œTak cuma penjualan perangkat mobile, hampir semua industri tengah lesu saat ini. Oleh karena itu untuk tahun ini kami hanya ingin fokus mempertahankan brand,” pungkasnya.

(Yudhianto/Ardhi Suryadhi)





Hide Ads