Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing membuat sejumlah vendor gadget harus putar otak dan mengatur strategi. Tak terkecuali Advan yang mengaku tak mau terlalu ngotot menargetkan penjualan ponsel dan tabletnya di 2015 ini.
Menurut Tjandra Lianto, Marketing Director Advan, pihaknya hanya menargetkan penjualan perangkat smartphone dan tablet di kisaran angka 8 juta unit selama tahun 2015.
Angka itu naik sedikit bila dibandingkan dengan target penjualan di tahun 2014 yang berjumlah 7,5 juta unit. Jumlah tersebut dihitung secara proporsional berbanding 50:50 antara tablet dan smartphone.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena alasan itulah Tjandra mengaku tidak ingin jor-joran untuk menetapkan target penjualan yang tinggi. Bila dihitung dari penjualan pada kuartal I tahun 2015 hingga saat ini, perangkat gadget Advan baru terjual sekitar 2 juta unit untuk tablet dan smartphone.
Advan sendiri baru saja merilis phablet terbarunya, Starnote S55. Pernagkat dengan bentang layar 5,5 inch ini dihadirkan guna menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang menginginkan gadget dengan layar besar namun dengan harga yang terjangkau.
Dengan banderolan harga di Rp 1. 399.000, Starnote S55 menawarkan sejumlah fitur dan jeroan, semisal prosesor quad core 1,2 Ghz MediaTek, RAM 1 GB, memori internal 8 GB, sistem operasi Android 4.4, hingga baterai berkapasitas 2.300 mAh.
(rou/rou)