WD memposisikan hardisk anyarnya ini dalam varian Red yang artinya disiapkan untuk mempersenjatai perangkat Network Attached Storage (NAS). Ada dua tipe yang ditawarkan yakni WD Red dan WD Red Pro, perbedaan keduanya terletak pada kecepatan yang ditawarkan.
WD Red menyodorkan fitur Intellipower, yang artinya kecepatan putarnya (Rotation Per Minutes/RPM) akan menyesuaikan dengan beban yang diterimanya. Semakin tinggi beban yang diterima, maka semakin tinggi putarannya, begitu juga sebaliknya. fitur ini diklaim lebih efisien daya karena tak selalu berputar pada kecepatan tertinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kelebihan itu, tentu yang menarik adalah kapasitas yang ditawarkannya. Ya, WD Red menyodorkan kapasitas mulai dari 1 TB hingga 6 TB. Menjadikannya sebagai produsen hardisk pertama yang menghadirkan kapasitas internal terbesar.
Kelebihan lainnya adalah dukungan jumlah bay hingga 16 hardisk untuk WD Red Pro dan 8 bay untuk yang WD Red. Bila ditotal, artinya pengguna dapat memiliki kapasitas penyimpanan mencapai 96 TB bila menggabungkan WD Red dalam satu NAS.
βDengan kapasitas yang ditawarkan (hingga 6 TB), WD Red dan WD Red Pro cocok untuk bisnis skala kecil yang memilih menyimpan datanya secara private," kata Haryanto Karim, Sales Manager WD Indonesia, dalam peluncuran di Hotel Intercontinental, Jakarta, Kamis (4/9/2014).
Tertarik memboyongnya? WD Red berkapasitas 6 TB sudah bisa ditebus di level pengecer seharga USD 314 atau sekitar Rp 3,5 juta. Sedangkan untuk yang WD Red Pro yang memang didesain lebih reliable untuk pengguna bisnis dibanderol USD 272 atau sekitar Rp 3 juta untuk yang kapasitas 4 TB.
(yud/rou)