Untuk meningkatkan hal itu, Sony mengumumkan bahwa mereka akan berinvestasi sekitar USD 345 juta untuk meningkatkan jumlah produksi sensornya.
Dengan investasi sebanyak itu, Sony akan bisa meningkatkan jumlah produksinya sebanyak 13%, menjadi sekitar 68 ribu sensor per bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Smartphone yang kabarnya akan dirilis di bulan September 2014 itu dikatakan bakal menggunakan sensor Exmor IMX220 13 megapixel untuk kamera belakangnya.
Sony juga dikabarkan akan merayu para vendor untuk memasang kamera depan di smartphone ataupun tablet buatannya. Sepertinya ini adalah cara Sony untuk meningkatkan popularitas selfie.
Dengan begitu, Sony pun seharusnya mulai memproduksi sensor kamera depan dengan kualitas yang bagus. Itu karena biasanya kualitas gambar yang dihasilkan oleh kamera depan lebih buruk dibanding kamera belakang.
Peningkatan produksi sensor kamera itu akan dilakukan di dua pabrik Sony di Jepang. Salah satunya di pabrik yang belum lama ini dibeli oleh Sony dari Renesas Electronics.
(asj/ash)