CEO BlackBerry, John Chen, banyak menerima pertanyaan kritis dari media saat memperkenalkan BlackBerry Jakarta. Salah satunya adalah bagaimana caranya mengembalikan pamor BlackBerry agar kembali terlihat keren di mata para penggunanya.
Seperti diketahui, belakangan BlackBerry terus tergerus di pasar smartphone oleh perangkat berbasis Android dan iOS. Bahkan data terakhir, pangsa pasar BlackBerry stagnan tanpa pertumbuhan alias 0% di kuartal terakhirnya.
Chen yang mendapat pertanyaan demikian, mengaku masih tetap optimistis produk smartphone buatannya masih akan tetap diterima dengan baik oleh pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
John Chen pun tak ragu-ragu menyebut kehandalan produknya kala dibandingkan dengan produk kompetitor semisal iOS dan Android. Ia pun berani mengadu produknya dalam hal keandalan fitur jagoan keamanan
"Dibandingkan iOS dan Android, kami punya banyak hal yang bisa dibanggakan. Mulai dari R&D, sekuriti, komunikasi, dan produktivitas. Apalagi platform QNX untuk OS BlackBerry 10 kami memang didesain aman untuk Unix/Linux.
"Jadi saat menjalankan aplikasi Android juga aman. Itu sebabnya BlackBerry makin diterima di pemerintahan karena faktor keamanannya," pungkas John Chen.
Dari sisi produk, ia juga menyebutkan strateginya agar BlackBerry tetap terlihat keren. Yaitu dengan menciptakan produk high-end buatan sendiri di luar produksi Foxconn. Namun untuk detailnya seperti apa, ia masih merahasiakannya.
Β
Artikel terkait:
-. Review BlackBerry Jakarta: BB 10 yang Tak Sekadar Murah
-. Foto: Lebih Intim dengan BlackBerry Jakarta
-. CEO BlackBerry Resmikan Jakarta
-. BlackBerry Jakarta Sapa Indonesia