Mangusung sebutan Yoga Tablet, yang paling ditonjolkan adalah kemampuan yang mampu menyodorkan 3 mode penggunaan. Pertama dapat berfungsi layaknya tablet pada umumnya yang digunakan dalam genggaman.
Kedua adalah stand mode, yakni Yoga Tablet dapat diposisikan berdiri. Hal ini dimungkinkan berkat penyangga yang ada di bagian belakang. Penyangga ini pun dapat dikembalikan ke posisinya yang sejajar dengan bodi tablet saat tak digunakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun inspirasi Lenovo menyodorkan tablet multimode adalah karena kebiasaan pengguna tablet yang kerap memasangkan aksesoris flip case yang juga berfungsi sebagai stander. Melalui stand mode yang ditawarkan Yoga Tablet, hal tersebut tak diperlukan lagi karena telah diakomodir.
βKami melihat bagaimana orang-orang menggunakan tablet, dan kami memanfaatkan peluang tersebut untuk menawarkan pakem desain tablet yang baru. Yang memberikan pengguna cara yang lebih baik untuk membaca, browsing, maupun menonton video,β umbar Rajesh Thadani Country GM Lenovo Indonesia di Exodus, Kuningan City, Jakarta, Selasa (21/1/2014).
Beralih ke spesifikasinya, Yoga Tablet dibekali prosesor quad core MediaTek MT8389 dan ditawarkan dalam 2 varian ukuran layar yakni 8 inch dan 10 inch. Yang mana keduanya telah mengusung resolusi 1280x800 pixel yang masuk kategori HD. Sektor kameranya, Yoga Tablet sodorkan kemampuan 5 MP.
Tertarik? Dengan kelebihan yang dimilikinya ternyata Yoga Tablet tak dibanderol terlalu mahal. Dengan harga Rp 3,7 juta untuk yang 8 inch dan Rp 4,7 juta untuk yang 10 inch, konsumen sudah dapat menikmatinya.
(yud/ash)