Seperti diketahui, popularitas smartphone berjalan sebanding dengan meningkatnya tawaran berbagai game berbasis mobile dari banyak pengembang. Menariknya, ternyata sebagian besar game yang ditawarkan merupakan berbasis cloud.
Artinya, gamer tidak benar-benar menginstal game tersebut pada smartphone miliknya, karena sebenarnya sebagian besar komponen game ada pada server terpisah yang mana keduanya dihubungkan oleh koneksi data.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"AMD telah mulai menyodorkan server berbasis kartu grafis andalannya pada banyak pengembang game mobile yang berbasis cloud. Kelebihan server ini terletak pada optimalisasinya yang disiapkan untuk mengolah aplikasi berbasis grafis," ujar Franky.
Tidak seperti kebanyakan server yang mengandalkan prosesor sebagai eksekutornya, server besutan AMD memang terbilang unik karena justru mengandalkan kemampuan GPU pada kartu grafis untuk mengolah aplikasi.
Namun karena mengandalkan GPU sebagai pengolahnya, server semacam ini memang lebih baik bila menangani aplikasi yang berbasis grafis semisal game.
Meski begitu tidak menutup kemungkinan server jenis ini digunakan untuk mengolah aplikasi berbasis non-grafis, hanya saja mungkin tidak akan optimal kinerjanya.
Selain AMD, pesaing terdekatnya yakni Nvidia sejatinya telah menawarkan hal serupa sejak beberapa bulan lalu lewat server gaming Nvidia Grid yang juga mengandalkan kemampuan GPU pada kartu grafis besutannya sebagai eksekutornya.
(yud/ash)