Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Mengapa iPhone 5C Gagal Bersinar?

Mengapa iPhone 5C Gagal Bersinar?


Fino Yurio Kristo - detikInet

Jakarta -

iPhone 5C dengan desain warna-warni dan harga lebih murah dibanding iPhone 5S, diharapkan laku keras. Nyatanya tidak demikian.

Penelitian dari Consumer Intelligence Research Partners (CIRP) di Amerika Serikat mengungkap bahwa penjualan iPhone 5S dua kali lebih banyak ketimbang 5C. Sebagai catatan, 5C dijual sekitar Rp 7 jutaan dan 5S di kisaran Rp 8,7 jutaan.

Penelitian tersebut sesuai dengan kabar bahwa Apple memangkas produksi iPhone 5C sampai 50%. Dari yang awalnya 300 ribu unit per hari menjadi 150 ribu unit saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadi mengapa iPhone 5C melempem penjualannya dan memaksa Apple memangkas produksinya? Berikut beberapa alasannya yang dihimpun dari berbagai sumber.

1. Model Lama Muka Baru

iPhone 5C banyak dinilai bukan ponsel yang benar benar baru. Spesifikasinya sangat mirip dengan iPhone 5, hanya saja desainnya berubah.

Dari prosesor, layar, sampai kamera tidak berubah dari iPhone 5. Ini pula yang menjadi salah satu sebab Apple tidak lagi meneruskan penjualan iPhone 5, sebab sudah ada iPhone 5C yang sama saja.

"Apple iPhone 5C adalah smartphone sangat solid, kami mengetahuinya karena sudah menghabiskan waktu selama setahun dengan alter egonya, iPhone 5. Ya, kami tidak menemukan perbedaan antara iPhone 5C dan iPhone 5 selain eksteriornya," demikian review di GSMArena.

Mungkin, pengguna Apple pikir pikir untuk membelinya karena iPhone 5C dianggap bukan barang yang benar-benar anyar.

2. Tidak Ada Teknologi Terobosan

iPhone 5C memang tidak bisa dikatakan sebagai smartphone yang buruk. Namun sayangnya, tidak ada teknologi terobosan di dalamnya.

Berbeda halnya dengan iPhone 5S yang memiliki prosesor 64 bit dan pemindai sidik jari. Kedua fitur itu belum pernah ada di generasi iPhone sebelumnya.

Selain perubahan desain yang plastik dan berwarna warni, iPhone 5C tidak membawa sesuatu yang wow atau mengagumkan.

Mungkin inilah salah satu alasan yang membuat penjualan iPhone 5C tidak selaku yang diharapkan Apple. Sebab,fitur dan teknologinya terbilang sudah usang.

3. Harga Kemahalan

iPhone 5C dijual tanpa kontrak di atas Rp 7 juta. Di rentang harga yang sama, banyak vendor Android menjual handset dengan spesifikasi kelas atas.

Sebut saja Samsung Galaxy S4, LG Optimus G Pro, HTC One sampai Xperia Z. Malah ada beberapa yang harganya lebih murah dari iPhone 5C, namun spesifikasinya lebih baik.

Android premium yang disebutkan di atas rata-rata sudah dibekali layar lebar full HD, prosesor powerful dan kamera yang bagus.

Terlebih lagi, Android saat ini sudah menjadi sistem operasi mobile terpopuler di dunia. Sehingga mungkin banyak yang lebih memilih membeli Android premium ketimbang iPhone 5C.

4. Material Pembuatan dari Plastik

iPhone dalam beberapa generasi hampir selalu memakai bahan yang dinilai premium. Biasanya dari gelas ataupun metal.

Namun Apple melakukan pendekatan yang berbeda di iPhone 5C. Material pembuatannya dari plastik yang sedikit banyak menghilangkan kesan premium.

Apple menyediakan iPhone 5C dengan pilihan warna-warna beragam yang cerah. Namun malah tidak ada pilihan warna hitam, warna yang dianggap paling populer.

Mungkin banyak fans Apple yang mundur karena menilai iPhone 5C kurang premium.

5. Dianggap Barang Kelas Dua

Ada indikasi operator kurang mempromosikan iPhone 5C. Mereka lebih fokus memasarkan iPhone 5S yang berstatus ponsel flagship.

Demikian juga Apple yang terlihat setengah hati dalam mempromosikan iPhone 5C.

Konsumen penggemar fanatik Apple mungkin juga menganggap iPhone 5C sebagai barang kelas dua. Mereka lebih mengincar iPhone 5S yang dibekali teknologi terkini serta desain lebih elegan.

Terlebih, harga iPhone 5C dan 5S tidak terlampau jauh. Jadi para fans banyak yang lebih memilih menambah uang sedikit dan mendapatkan iPhone 5S.

(fyk/ash)






Hide Ads