"Perusahaan ini menghadapi dua tantangan struktural, pasar feature phone yang mulai menghilang serta kurangnya pertumbuhan Windows Phone," sebut Pierre Ferragu, analis industri dari Berstein Research.
"Tantangan tersebut bisa membuat Nokia kehilangan banyak uang cash dalam jangka pendek, untuk restrukturisasi, support marketing/distribusi dan kerugian operasional," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari perspektif tersebut, keputusan tentang strategi platform baru terlihat penting. Lebih baik untuk minum pil sekarang sebelum tidak bisa melakukannya lagi," kata Ferragu mengibaratkan.
"Kami tidak akan kaget melihat Nokia mengadopsi Android untuk platform low end sebeum akhir tahun ini," pungkasnya yang dikutip detikINET dari BGR, Selasa (2/7/2013).
(fyk/rns)