Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
7 Gebrakan Sang Raksasa di Google I/O

7 Gebrakan Sang Raksasa di Google I/O


- detikInet

CEO Google Larry Page (gettyimages)
Jakarta - Event Google I/O dimanfaatkan sang raksasa internet untuk mengumumkan sejumlah improvisasi pada layanan miliknya. Tentu saja ini menjadi angin segar dari makin canggihnya terobosan di dunia teknologi.

Improvisasi yang dilakukan Google mulai dari layanan Google Play, New Google Maps, hingga smartphone flagship rasa 'Nexus'. Semuanya diungkap pada event yang dihelat mulai 15-17 Mei di kota San Fransisco, Amerika Serikat tersebut.

Sejauh apa penyegaran dan isu terkini yang dibawa Google, berikut ulasannya:



1. 900 Juta Android

Android kian mengukuhkan posisinya sebagai sistem operasi mobile paling popular di dunia. Ini tidak lepas dari jumlah handset berbasis Android yang telah diaktifkan.

Vice President Android & Chrome, Sundar Pichai mengklaim bahwa saat ini sudah ada lebih dari 900 juta perangkat Android yang 'hidup'.

"Ini menjadi tahun yang luar biasa bagi developer Android," ujarnya di acara pertemuan tahunan para developer Google I/O, di San Francisco, AS.

2. Google Play Cloud Save

Seperti Apple Game center, kini Google Play memiliki fasilitas serupa. Dengan kelebihan tersebut, pengguna Android dapat men-save progres game yang sedang dimainkannya pada layanan yang disebut Cloud Save.

Berkat kehadiran Cloud Save, pengguna Android kini dapat memainkan game kesukaannya pada smartphone miliknya, kemudian melanjutkan game tersebut menggunakan perangkat Android lainnya seperti tablet PC.

3. Google Play Music

Event Google I/O juga dimanfaatkan untuk mengumumkan layanan Google Play Music All Access. Layanan streaming musik tersebut memungkinkan pengguna untuk mendengarkan lagu kesukaannya hanya dengan membayar USD 9,99 tiap bulan.

Google mengklaim layanan musiknya tersebut dihuni oleh jutaan lagu yang dapat dinikmati pengguna baik lewat perangkat mobile maupun langsung menggunakan web browser.

4. New Google Maps

Tidak sekadar tampil sebagai penunjuk arah, New Google Maps sekarang memiliki kemampuan untuk mempelajari kebiasaan pengguna.

Sebagai contoh, bila user ingin mengetahui tempat makan yang menyajikan burger dalam salah satu menunya, pengguna dapat dengan mudah memilih lokasi yang diinginkan lalu mengetikkan keyword 'burger' pada field pencarian.

Sejurus kemudian, secara instan, New Google Maps langsung menunjukkan tempat makan yang direkomendasikan.

Semakin sering pengguna mengandalkan fitur tersebut, semakin baik New Google Maps mengenal kebiasaan penggunanya. Sehinga saat mencoba menemukan lokasi rekomendasi lain, New Google Maps akan memberikan hasil sesuai kebiasaan pengguna.

Kemampuan fitur Satellite View yang dimilikinya pun tampil luar biasa. Melalui menu earth view yang disediakan, pengguna tidak hanya dapat melihat Satellite View dari atas melainkan dalam tampilan 3D.

Yang mana kemampuan New Google Maps menghadirkan tampilan 3D semakin membuatnya terlihat canggih dan menyenangkan saat digunakan.

5. Redesain Google+

Layanan jejaring sosial Google+ tidak luput dari sentuhan improvisasi Google. Raksasa internet tersebut melakukan redesain pada sejumlah fitur yang dimiliki Google+ yakni Google+ Stream, Hangouts dan Photo.

Tampilan Google+ Stream hadir lebih segar lewat tampilan tiga kolom yang diusungnya, sedangkan Photo memungkinkan penggunanya untuk mengupload gambar dengan resolusi tinggi. Facebook dan Instagram sejauh ini belum menawarkan kemampuan tersebut.

Google+ Hangout kini hadir sebagai aplikasi yang dapat diinstal oleh pengguna Android dan iPhone. Di dalamnya Google juga turut menyematkan Google Talk, yang mana pertama kali hadir untuk perangkat iPhone.

6. Galaxy S4 Rasa 'Nexus'

Dalam event Google I/O yang digelar di San Francisco, Amerika Serikat, Google mengumumkan kehadiran smartphone Android terbarunya dengan Samsung.

Tapi memang bukan smartphone Android Google yang benar-benar baru, karena Google hanya mengumumkan Samsung Galaxy S4 Google Edition.

Lalu apa bedanya dengan Galaxy S4 yang sudah beredar di pasaran saat ini?

Seperti dikutip detikINET dari Business Insider, Kamis (16/5/2013), tidak ada perbedaan besar antara S4 versi Samsung dengan Google Edition. Bahkan sistem operasi yang dibenamkan tetap Jelly Bean 4.2.

Mulai dari prosesor, RAM, layar hingga fitur yang dibenamkan sama persis dengan Galaxy S4 yang sudah beredar sebelumnya

Justru yang berbeda adalah, Samsung S4 Google Edition ini hadir tanpa antarmuka TouchWiz yang dikembangkan oleh Samsung. Boleh dibilang ini adalah Nexus 4 versi besarnya.

7. Google Now Boyong Segudang Fitur

Google Now yang dikenal sebagai pesaing terdekat Siri memboyong sejumlah fitur baru pada event Google I/O kali ini. Fitur seperti reminder, music albums, TV shows, hingga public transit bakal pengguna temui pada Google Now mendatang.

Tidak hanya itu, Google Now kini juga terintegrasi pada Chrome yang merupakan web browser milik Google. Dengan begitu, pengguna dapat mengoperasikan Chrome hanya dengan bermodalkan perintah suara.

(ash/ash)









Hide Ads
LIVE