Sementara Google -- sebagai pemilik OS Android -- lebih dikenal di balik layar. Tentunya ini ironis, terlebih sang raksasa internet telah memiliki Motorola Mobility demi menghadirkan produk ponsel sendiri.
Pun demikian, mau dikata apa, nama Motorola masih belum datar-datar saja. Bahkan Google mengakui jika kurang percaya diri dengan jajaran smartphone terbaru yang belum lama ini ditawarkan Motorola.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, untuk memperbaiki kondisi inilah yang diharapkan Google setelah merekrut 'sesepuh' Apple, Guy Kawasaki. Veteran teknologi itu diharapkan dapat menularkan 'sihirnya' kepada ponsel Motorola.
Kawasaki sendiri merupakan mantan pekerja Apple yang dikenal memiliki cukup andil dalam perkembangan perusahaan asal Cupertino tersebut.
Meski sejatinya Kawasaki telah lebih dulu bekerja pada Google sebagai desainer komunitas Google+ pada perangkat mobile, namun demi menghadirkan faktor 'wow' pada produk smartphone Motorola maka job desk Kawasaki diubah.
Ia akan memikul tugas barunya sebagai penasehat Google dalam hal desain produk, tampilan user interface, pemasaran produk hingga sosial media. Demikian seperti dikutip oleh detikINET dari The Register, Senin (4/3/2013).
"Motorola mengingatkanku pada Apple tahun 1998, pionir di segmen pasarnya dan matang dalam inovasi. Aku yakin bahwa produk yang hebat akan mengubah perusahaan ini," ujar Kawasaki.
Motorola sendiri kabarnya akan segera merilis Motorola X yang dibekali spesifikasi dahsyat serta sistem operasi Android terkini.
(ash/ash)