Di Indonesia, AMD memang cukup getol mengeluarkan varian laptop. Mulai dari spesifikasi paling rendah dari jajaran prosesor E series, hingga yang sekelas 'monster' dengan prosesor A10. Harga yang dibanderol pun bervariasi tergantung dari masing-masing vendor dan spesifikasi.
"Tahun 2012 ini kita memiliki pencapaian yang fenomenal. Berdasarkan data GFK market kita sebesar 22,9%, sedangkan versi IDC 22,4%. Ini luar biasa," kata Victor Herlianto, Sales Developer Manager AMD Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari itu semua yang paling laris adalah ketegori first time buyer, yakni laptop di bawah Rp 3 juta," tambah Victor di Grand Indonesia, Senin (17/12/2013).
AMD juga mengakui bahwa laptop murah memberikan kontribusi yang cukup besar di Indonesia, "Jumlahnya mencapai 50% lebih," lanjut Victor.
Melihat fenomena itu, AMD pun pede jika di tahun 2013 mereka akan mendapatkan pangsa pasar yang lebih baik. Terutama jika dilihat pengguna komputer di Indonesia yang terus membengkak.
"Kami targetkan di thaun 2013 pertumbuhkannya bisa sampai dobel digit," tutup Victor.
(eno/ash)