Apple tidak hanya dikenal mengeluarkan produk premium dan elegan, tetapi juga mempunyai basis konsumen yang tak perlu diragukan lagi loyalitasnya. Namun kini, fanatisme penggemar terhadap Apple dilaporkan mulai meredup.
Memang bukan mewakili konsumen Apple secara keseluruhan, karena penurunan ini terjadi hanya di kawasan tertentu. Akan tetapi, ini tentu saja menjadi warning bagi Apple, mengingat penurunan yang terjadi merupakan yang pertama kali sejak tahun 2007.
Berdasarkan hasil survei Strategy Analtytics, saat ini sebanyak 75% pengguna iPhone di Eropa Barat ada rencana untuk membeli iPhone terbaru. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, yang tingkat presentasenya mencapai 88%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa alasan penurunan ini?
"Komentar negatif dari media yang merasakan kurangnya inovasi terbaru oleh Apple melihat beberapa pertumbuhan jumlah konsumen yang sebelumnya sangat setia yang sekarang mempertimbangkan kembali apakah atau tidak mereka akan membeli iPhone baru untuk perangkat mereka berikutnya," kata Paul Brown, Director di Strategy Analytic, seperti dilansir BGR, Rabu (31/10/2012).
(tyo/ash)