Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Taipei
Asus Padfone 2 Hadir, Padfone Generasi Pertama Turun Harga?
Laporan dari Taipei

Asus Padfone 2 Hadir, Padfone Generasi Pertama Turun Harga?


- detikInet

Peluncuran Padfone 2 di Taipei (rou/inet)
Taipei - Asus terkesan agak terburu-buru memperkenalkan Padfone 2. Sebab, jarak antara smartphone tablet generasi kedua ini dengan Padfone awal yang juga disertai keyboard sejatinya tak terlalu jauh.

Menurut Jeff Chang, Product Manager of Asus Padfone, Padfone 2 merupakan hasil perbaikan dari Padfone generasi pertama. Jika Padfone 2 hanya menggunakan smartphone dan tablet, di Padfone awal ada juga keyboard fisik yang membuatnya jadi produk 3-in-1.

"Karena keyboard virtual di Padfone 2 sudah lebih baik, jadi keyboard fisik tak diperlukan lagi. Selain itu, banyak perbaikan fitur lain di smartphone tablet generasi kedua ini," jelas Chang kepada sejumlah media dari Indonesia termasuk detikINET, usai peluncuran Padfone 2 di Taipei, Taiwan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Indonesia, Padfone generasi pertama baru diperkenalkan Juli lalu dan belum sempat dipasarkan meski sudah dibanderol dengan harga sekitar Rp 7,9 juta.

Dengan kehadiran Padfone 2 ini, pihak Asus Indonesia yang ditemui di sela acara peluncuran Padfone 2 telah memberi sinyal akan menurunkan harga Padfone pertamanya untuk penyesuaian, meski belum dipastikan berapa harganya nanti setelah Padfone 2 masuk ke Indonesia.

Kemudian, jika di Taipei produk ini punya opsi dijual terpisah antara smartphone dan dock station tabletnya, sementara di Indonesia seluruh produk Padfone akan dijual satu paket.

Di Taiwan, harga smartphone yang 16 GB dibanderol 17.901 NTD, 32 GB 19.901 NTD, dan 64 GB 21901 NTD. Jika ingin menambah dock tabletnya, diperlukan ekstra biaya 6.000 NTD. Kurs 1 NTD sendiri setara dengan Rp 350.

Pada PadFone generasi pertama, smartphone yang sudah menggunakan layar 4,3 inchi Super AMOLED qHD, prosesor dual-core Qualcomm Snapdragon S4 1.5GHz, kamera digital ultra-sharp 8 MP dengan Fuji image processor, F/2.2 aperture, dan lensa 5-element.

Ponsel dengan OS Android 4.0 Ice Cream Sandwich itu saat dipasangkan ke dalam dock PadFone Station juga akan otomatis berubah menjadi tablet berukuran layar 10.1 inchi yang mampu menyajikan talk time yang lebih panjang, hingga 63 jam. Teknologi DynamicDisplay memungkinkan transisi mulus antara layar PadFone dan tablet PadFone Station.

Selain itu, PadFone Station juga menawarkan pula sebuah docking keyboard yang mampu mengubah PadFone menjadi sebuah perangkat komputasi ultra portable, dengan talk time yang diperpanjang lagi menjadi hingga 102 jam.

Perangkat juga dilengkapi PadFone Stylus Headset yang merupakan stylus pen Bluetooth yang berfungsi sebagai headset untuk memudahkan dalam menerima panggilan telepon. Jadi, pengguna tidak perlu repot mengeluarkan smartphone PadFone dari dalam tablet Pad Station saat panggilan telepon masuk.

Sementara smartphone di Padfone 2 dengan layar 4,7 inchi dan bertenaga prosesor quad-core ini menggunakan sistim operasi Ice Cream Sandwich 4.0 yang bisa di-upgrade ke OS Jelly Bean.

Ponsel ini menggunakan desain yang agak besar di bagian atas dan semakin menipis di ujung bawah dengan ketebalan hanya 9mm dengan berat 135 gram. Sedangkan dock tabletnya yang berukuran layar 10,1 inchi didesain lebih ringan dan tipis dengan berat hanya 649 gram.

Jika keduanya digabungkan, maka semua aktivitas yang sedang berlangsung di ponsel akan otomatis berpindah ke tablet PC secara seamless dan disesuaikan dengan ukuran layar yang ada di tablet.

Umur penggunaan baterai juga diklaim lebih lama dibandingkan generasi sebelumnya. Smartphone tablet yang menggunakan baterai 2140 mAh ini, menawarkan talk time 16 jam saat bekerja di jaringan 3G dan bisa meningkat tiga kali lipat saat dicolokkan ke station dock tablet menjadi 36 jam.

Padfone 2 mengandalkan otak prosesor Qualcomm Snapdragon S4 (8064 + 9215m) quad-core Cortex A15 class (1.5GHz) dengan Adreno 320 graphics. Smartphone tablet dengan pilihan warna hitam dan putih ini tersedia dalam tiga opsi memori 16 GB, 32GB, dan 64GB.

Pada ponselnya yang menggunakan layar 4,7 inchi dengan resolusi 1280 x 720 HD Super IPS+ dan anti gores menggunakan teknologi Corning Fit Glass.

Jika di Padfone generasi pertama Asus menawarkan WebStorage lewat cloud sebesar 32GB secara gratis selama tiga tahun, di Padfone 2 ini Asus menawarkan kapasitas yang lebih besar, yakni 50 GB. Namun, masa gratisannya hanya untuk dua tahun saja. Setelah itu, pengguna harus membayar jika ingin memperpanjang sewa untuk media penyimpan virtual ini.
(rou/tyo)





Hide Ads