Adalah perusahaan elektronik Jerman, Txtr, yang berada di balik kehadiran e-reader The Beagle. Perangkat dengan berat 4,5 ons ini memang dibuat 'seoptimal' mungkin sesuai fungsinya, yakni sebagai pembaca buku digital.
Alhasil, fitur yang disematkannya pun tak macam-macam. Tanpa dilengkapi layar sentuh, tidak berwarna, WiFi, serta display cuma selebar 5 inch. Bahkan sumber dayanya saja mengandalkan baterai AAA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Urusan media penyimpanan, The Beagle cuma memiliki kapasitas storage 4 GB. Ini setara dengan 5 e-book besutan Txtr. Ya memang cukup pas-pasan. Sehingga sulit rasanya bagi pengguna untuk mengumpulkan koleksi buku digitalnya.
Selain itu, untuk menikmati bacaan digital yang diinginkan, pengguna harus lebih dulu mendownload e-book tersebut dengan menggunakan aplikasi Txtr di smartphone. Aplikasi ini sudah mendukung Android, sedangkan iOS akan menyusul kemudian.
Setelah e-book terunduh, baru dihubungkan via Bluetooth ke perangkat The Beagle. Ya, agak repot memang. Jadi ponsel di sini memiliki peran yang sangat penting.
Pun demikian, tetap saja, harga USD 13 yang ditawarkan masih membuat The Beagle Txtr diklaim sebagai perangkat e-reader termurah. Sehingga tentu saja, berbagai fitur ditiadakan untuk bisa menekan harga jual.
Pihak Txtr saat ini juga tengah berupaya untuk mendekati operator telekomunikasi agar mau melirik The Beagle sebagai perangkat tambahan (aksesoris) smartphone yang mereka jajakan kepada pengguna.
(ash/fyk)