Dalam pameran PT/EXPO Comm China 2012, ZTE sesumbar bahwa Grand Era U985 merupakan sebuah gebrakan dalam teknologi ponsel. Peranti ini diperkuat oleh prosesor Nvidia Tegra 3 dengan empat inti (quad core) yang teknologinya setara dengan sebuah PC, serta beroperasi di platform Android 4.0 Ice Cream Sandwich.
Keunggulan lainnya terletak di kemampuan akselerasi 3D, kamera HD 8 Mega piksel berfitur BSI AF serta layar retina HD dengan resolusi 1280x720. Namun hal yang paling dibanggakan ZTE adalah ini merupakan ponsel quad core tertipis di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Grand Era adalah kunci pembuka gerbang menuju era quad core untuk smartphone-smartphone keluaran ZTE," kata He Shiyou, Wakil Presiden Eksekutif ZTE.
"Kami yakin bahwa produk ini akan mendatangkan dampak yang meluas dalam industri ini, baik di dalam maupun di luar negeri," imbuhnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (19/9/2012).
Rangkaian produk quad core Grand Era lain yang tak kalah memukau juga dipamerkan ZTE dalam acara tersebut, termasuk Grand Era V985 serta Grand Era LTE. Ada pula produk-produk terminal dual HD upscale dengan prosesor dual core, seperti Grand V970 dan Grand U930.
Lewat terobosan tersebut, ZTE yakin akan mampu untuk semakin mengokohkan keberadaannya di Indonesia. "Semenjak peluncuran ZTE Skate bulan Agustus kemarin, kami telah menerima respon yang luar biasa," lanjut He Shiyou.
"Jika rangkaian produk Grand Era dapat hadir di Indonesia nantinya, kami optimistis masyarakat Indonesia akan menyambutnya dengan antusias," ia menandaskan.
(ash/tyo)