Hari Minggu waktu setempat menjadi hari yang tidak begitu menyenangkan bagi karyawan yang bernaung di bawah bendera Motorola Mobility. Produsen ponsel yang kini dimiliki oleh Google tersebut mengumumkan bakal merumahkan 20% karyawannya.
Lebih dari sepertiga dari 4.000 pekerjaan yang dipangkas terjadi di Amerika Serikat dan sepertiga dari total 94 kantor Motorola Mobility di seluruh penjuru dunia juga akan ditutup, demikian keputusan yang telah dibuat.
Dikutip detikINET dari NYTimes, Senin (13/8/2012), pemangkasan jumlah karyawan tersebut merupakan langah perdana dalam rencana Google untuk membangkitkan kembali perusahaan ini. Seperti diketahui, Motorola Mobility tertinggal jauh dengan para kompetitornya seperti Apple dan Samsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan dari NYTimes lebih lanjut mengatakan bahwa Motorola Mobility berencana akan meninggalkan pasar yang dianggap tak bisa menghasilkan profit. Mereka juga bakal menghentikan produksi piranti low-end.
(sha/ash)