Sebelum RIM, vendor ponsel seperti Nokia pun pernah menangguk sukses di pasar smartphone Indonesia. Namun seiring waktu berjalan, popularitas Nokia di segmen ponsel pintar mulai terkikis. Memang, di segmen feature phone, Nokia masih memiliki pasar yang cukup besar. Berkaca dari pengalaman pesaingnya tersebut, RIM tentu tidak ingin mengalami hal serupa.
"Kami yakin akan terus sukses di Indonesia. Nokia dulu terkenal karena mempunyai mempunyai banyak varian ponsel. Saat ini BlackBerry juga punya," tukas Hastings Singh, Managing Director RIM Asia Selatan, di sela-sela peresmian RIM Inovation Center, di ITB, Bandung, Selasa (22/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BlackBerry punya BBM (BlackBerry Messenger), platform yang ditawarkan juga berbeda. Selain itu, kami punya aplikasi yang tersedia di App World," yakin Singh.
BBM pun saat ini tidak hanya dikembangkan untuk chat. Sebab mulai dari beberapa bulan lalu, BBM digencarkan bisa terhubung dengan aplikasi lainnya.
Indonesia, bagi RIM, menjadi pasar penting bagi penjualan BlackBerry secara global. Hastings mengklaim, smartphone nomor satu di Indonesia adalah BlackBerry. Ini ditegaskan dengan penjualan ponsel ini yang terus naik dari bulan ke bulan. Sayangnya, ia enggan memberikan detail berapa angka penjualan BlackBerry di Indonesia.
"Kami melakukan investasi dengan melakukan pengembangan ekosistem ICT di Indonesia . Ini bertujuan untuk membangun ICT di sini," Hastings menandaskan.
(ash/ash)