Selasa, 21 Feb 2012 12:36 WIB

RIM Bangun Server BlackBerry di India

- detikInet
India - Setelah ditekan sedemikian rupa oleh otoritas di India, Research In Motion (RIM) akhirnya bersedia membangun server BlackBerry di Negeri Bollywood itu. Server tersebut saat ini telah masuk dalam tahap set up dan dibangun di kota Mumbai.

The Times of India melansir, pembangunan server tersebut dilakukan sebagai upaya menegakkan lawful interception alias penyadapan bagi pemerintah India. Mereka dikabarkan ingin memiliki akses pemantauan terhadap layanan pesan yang lalu lalang di sistem BlackBerry.

"Sebuah tim dari pemerintah yang membidani urusan keamanan telah memeriksa server ini. Pengujian akan dilakukan untuk melihat efektivitasnya. Sementara untuk urusan izin direct link terkait lawful interception dari layanan BlackBerry Messenger akan dilakukan sesegera mungkin," kata seorang pejabat terkait.

Dengan dibangunnya server tersebut, RIM artinya telah membuat pengecualian terhadap kebijakan keamanan di sistem komunikasinya dari adanya interception secara real time.

Selain itu, khusus bagi India, ini tentu menjadi suatu 'kebanggaan' tersendiri. Setelah sebelumnya, negara lain juga ramai-ramai mendesak RIM untuk membangun server di wilayahnya, dan belum berhasil. Seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan tak terkecuali Indonesia.

Di India sendiri, RIM sejatinya telah sejak lama didesak untuk memberikan akses bagi pemerintah untuk memonitor server enterprise-nya. Bahkan pada tahun 2010, otoritas di India sampai mengeluarkan ancaman untuk melarang layanan BlackBerry jika RIM tidak melonggarkan sistem keamanannya bagi pemerintah.

Ancaman memang tidak sampai terealisasi. Sebab vendor asal Kanada ini telah mengajukan berbagai proposal untuk memungkinkan pemerintah India memantau komunikasi pengguna BlackBerry di sana. Nah, ZdNet melansir, salah satu penawaran yang diajukan adalah pembangunan server.

Terlebih, peraturan yang berlaku di India mewajibkan penyedia layanan telekomunikasi untuk membuat mekanisme yang memungkinkan pihak keamanan melakukan penyadapan dari percakapan atau pesan yang terkirim jika suatu saat dibutuhkan.
 


(ash/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed