Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Kisruh Antrean BlackBerry
RIM Bisa Kena Sanksi Pidana Berat
Kisruh Antrean BlackBerry

RIM Bisa Kena Sanksi Pidana Berat


- detikInet

Jakarta - Antrean BlackBerry Bellagio diskonan yang memakan korban 90 orang luka-luka tak luput dari perhatian Kementerian Kominfo saat menggelar rapat bersama Research in Motion (RIM) selaku prinsipal produk BlackBerry.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto, mengingatkan agar RIM berhati-hati. Sebab, jika sampai mengulangi kesalahan yang sama, sanksi tegas sudah pasti akan dikeluarkan.

"Jika masih terulang lagi, Kominfo akan bertindak tegas. Tidak cukup hanya prihatin saja," tegas Gatot saat dihubungi detikINET, Jumat (9/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski Gatot mengakui tidak ada aturan yang langsung mengikat, Kominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) akan menggunakan regulasi silang untuk menghukum RIM agar tak menyepelekan Indonesia.

"Ya, kami cross regulasinya. Tidak gunakan UU Telekomunikasi, tetapi bisa KUHAP ataupun UU Perlindungan Konsumen. Di situ diatur sanksi pidananya, dan BRTI bisa bertindak sebaga pelapor karena ranah layanan mereka telekomunikasi," pungkasnya.


(rou/fyk)







Hide Ads