IDC mencatat sebanyak 89% ponsel yang dikapalkan di Indonesia berjenis feature phone yang biasanya berharga murah. Sisanya sebesar 11% adalah smartphone. Pertumbuhan pasar smartphone mencapai 5% dari periode yang sama tahun 2010.
"Meskipun vendor lokal sudah membuat, penjualan smartphone Indonesia dipimpin oleh brand internasional," kata Fajar Hidayat, Market Analyst for Telecommunications Research at IDC Indonesia dalam keterangan yang diterima detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk segmen smartphone, RIM berjaya dengan produk BlackBerry-nya. RIM dikuntit oleh Samsung dan HTC yang masing-masing bercokol di posisi kedua dan ketiga. Posisi Samsung menguat dengan kehadiran ponsel Android murahnya seperti Galaxy Y.
Kehadiran ponsel Android murah diperkirakan mendorong pertumbuhan pasar smartphone. IDC memproyeksi pasar smartphone Indonesia tumbuh 68% di 2012.
(fyk/ash)