Fitur permak foto tersebut dipamerkan Adobe dalam konferensi MAX 2011 di Los Angeles. Perusahaan software asal Amerika Serikat ini mendemonstrasikan bagaimana kinerja software ini sehingga bisa membuat foto yang ngeblur menjadi kinclong.
Dikutip detikINET dari Nexus404, Rabu (12/10/2011), proses tersebut melibatkan satu set advanced algorithim yang mampu mengalkulasikan perpindahan kamera, bersamaan dengan faktor lain (seperti lighting) berdasarkan waktu pengambilan foto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan oleh Adobe, kemampuan fitur ini akan sangat berguna untuk memperbaiki foto yang diambil melalui kamera ponsel, smartphone maupun tablet yang biasanya hasilnya tidak terlalu sempurna. Kamera yang disematkan dalam piranti mobile memang lemah dalam hal shutter speed dan pengolahan foto, serta dalam hal optik.
Selain bisa untuk mendandani foto blur, fitur ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengulik data yang 'tersembunyi', misalnya dalam foto tulisan atau dokumen hasil scanning.
Sayang, Adobe belum mengumumkan kapan fitur ini hadir. Namun yang pasti keberadaannya sudah dinanti-nantikan oleh banyak pecinta foto, terutama yang sering mengalami foto ngeblur akibat tangan atau kamera yang goyang saat eksekusi.
(sha/rou)