Subsconcious mode didasari pada kemampuan memperlambat clock di dalam WiFi card hingga 1/16 dari frekuensi normal. Dengan memperlambat clock pada komponen elektronik, energi yang digunakan juga akan dihemat.
Namun, lanjut Shin, clock itu akan kembali menghentak dalam kecepatan penuh saat ada informasi ke ponsel, sehingga tidak mengganggu performanya. Bagian tersulitnya, kata Shin, adalah membuat ponsel mengenali adanya pesan masuk saat sedang berada di mode yang lebih lambat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka mengklaim, teknologi ini bisa mengurangi konsumsi energi hingga 44 persen ketika diaplikasikan ke 92 persen perangkat mobile dalam situasi nyata.
Bagi mereka, tantangan terbesarnya adalah bahwa E-MiLi harus ditanamkan dalam firmware chipset WiFi dan perangkat mobile untuk bisa bekerja.
(rns/wsh)